Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), STIE Cendekia Bojonegoro menjalin kerja sama strategis dengan Asia Small Business Federation (ASBF) Area Bojonegoro melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bertema "Mengoptimalkan Potensi Bisnis di Era Digital: Strategi Pelaporan Keuangan UMKM dan Penguatan Penjualan Secara Efektif."
Kerja sama ini merupakan langkah nyata STIE Cendekia Bojonegoro dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat, melalui pendampingan dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta tuntutan dunia usaha yang semakin kompetitif.
Di era digital, pengelolaan keuangan menjadi salah satu aspek fundamental yang menentukan keberlanjutan suatu usaha. Namun demikian, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi kendala dalam menyusun pencatatan dan pelaporan keuangan secara sistematis. Kondisi tersebut berdampak pada proses pengambilan keputusan bisnis, penentuan harga pokok produksi, pengukuran tingkat keuntungan, hingga akses terhadap pembiayaan dari lembaga keuangan.
Melalui sinergi ini, STIE Cendekia Bojonegoro akan menghadirkan pendampingan berbasis keilmuan di bidang manajemen dan akuntansi. Para dosen dan akademisi akan berperan sebagai mitra dalam memberikan edukasi serta pendampingan kepada pelaku UMKM agar mampu menerapkan tata kelola keuangan yang lebih profesional, akuntabel, dan sesuai dengan kebutuhan bisnis modern.
Ketua STIE Cendekia Bojonegoro, Nurul Mazidah, S.E., MSA., Ak., menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, termasuk sektor UMKM. Menurutnya, kolaborasi antara dunia akademik dan dunia usaha diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang aplikatif sehingga manfaat ilmu pengetahuan dapat dirasakan secara langsung oleh para pelaku usaha.
Sementara itu, R. Susilo Indrianto, S.Pd., S.T., M.M., C.PP., selaku Chief Executive Area ASBF Bojonegoro, menyampaikan bahwa kerja sama dengan STIE Cendekia Bojonegoro menjadi bagian dari upaya ASBF dalam menciptakan UMKM yang berdaya saing, memiliki tata kelola usaha yang baik, serta mampu memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kinerja bisnis.
Melalui kolaborasi ini, kedua institusi berkomitmen untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan UMKM melalui peningkatan literasi keuangan, penguatan kapasitas manajerial, serta pengembangan strategi pemasaran yang adaptif terhadap perkembangan era digital. Program ini diharapkan dapat mendorong lahirnya UMKM yang lebih profesional, mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Kolaborasi antara STIE Cendekia Bojonegoro dan ASBF Area Bojonegoro menjadi bukti bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi dunia usaha memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem UMKM yang tangguh, inovatif, dan berkelanjutan. Ke depan, kerja sama ini diharapkan terus berkembang melalui berbagai program pendampingan, pelatihan, dan penguatan kapasitas yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya UMKM Bojonegoro yang semakin maju dan berdaya saing.
← Kembali ke Berita
09 Juli 2026
·
oleh Admin STIE Cendekia
STIEKIA Perkuat Peran Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan UMKM melalui Kolaborasi dengan ASBF
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!